Sensory Values of Chicken Sausage with the Addition of Rendang Spices

Authors

  • Anita Khairiyah Nasution Faculty of Animal Science, Universitas Andalas
  • Afriani Sandra Faculty of Animal Science, Universitas Andalas
  • Deni Novia Faculty of Animal Science, Universitas Andalas
  • Rusmana Wijaya Setia Ningrat Faculty of Animal Science, Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.25077/alive.v1.n1.p25-32.2024

Keywords:

chicken sausage, color, Rendang, spices, texture

Abstract

This study aimed to determine the best percentage of additional Rendang spices in the sensory analysis of chicken sausages. This study was conducted using an experimental research method with a completely randomized design (CRD); it has five treatments, i.e., P1 = 0%, P2 = 5%, P3 = 10%, P4 = 15%, and P5 = 20%. Sensory preference and sensory intensity tests (taste, flavor, color, and texture) of treated samples were determined. The results of this study indicated that the addition of Rendang spices to chicken sausages has a significantly different effect (P<0.05) on preference tests (taste, flavor, color, and texture) and intensity tests (taste, flavor, color, and texture). However, the results showed no significant (P>0.05) effect on the preference tests (texture). It was concluded that adding Rendang spices to chicken sausages had sensory ratings acceptable to the panelists.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Anita Khairiyah Nasution, Faculty of Animal Science, Universitas Andalas

Department of Animal Products Technology

Afriani Sandra, Faculty of Animal Science, Universitas Andalas

Department of Animal Products Technology

Deni Novia, Faculty of Animal Science, Universitas Andalas

Department of Animal Products Technology

Rusmana Wijaya Setia Ningrat, Faculty of Animal Science, Universitas Andalas

Department of Animal Nutrition and Feed Technology

References

Andreas, S.C., N.E. Zaritzky and A.N. Califano. (2009). Innovations in the development of healththier chicken sausages formulated with different lipid sources. Poultry Science, 88(8), 1755-1764.

Amalia, W.D. (2019). Randang Bundo. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Apriantini, D. Afriadi., N. Febriyani dan I. Arief. (2021). Fisikokimia, mikrobiologi dan organoleptik sosis daging sapi dengan penambahan tepung biji durian (Durio zibethinus Murr). Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 9(2), 79-88.

Apriliani, P., S. Haryati, and Sudjatinah. (2019). Berbagai konsentrasi tepung maizena terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik petis udang. Jurnal Teknologi Pertanian. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Semarang.

BPS-Statistics Indonesia. (2020). Produksi Ayam Broiler. Sumatera Barat.

Fajri, P.Y., M. Astawan, and T. Wresdiyati. (2013). Evaluasi nilai biologis protein Rendang dan kalio khas Sumatera Barat. Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan, 36(2), 113-120.

Filda, D., and W. Gusnita. (2019). Standardisasi resep Rendang daging di Kota Payakumbuh. Jurnal Kapita Selekta Geografi, 2(8), 31-43.

Gustina, W dan Y.Y. Fitri. (2019). Standarisasi resep Rendang daging di Kabupaten Solok. Jurnal Kapita Seleksi Geografi, 2(9), 18-36.

Hariadi. Ernantip, S. Devi, Rismadona, R. Lahardo, Yulisman. Y. Yoka, Agustinawarni, Kardil, Suriani, and Nurman. (2019). Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya Randang Minangkabau. Padang: BPSNT Padang Press.

Heinz, G., and P. Hautzinger. (2007). Meat Processing Technology. RAP Publication. FAO. Bangkok.

Herman, S. (2021). Pengetahuan Penanganan Bahan Makanan dan Permasalahannya. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ismanto, S.D., Novelina, and A. Fauziah. (2016). Pengaruh penambahan daun cincau hijau (Premna Oblongifolia M) terhadap aktivitas antioksidan dan karakteristik crackers yang dihasilkan. Seminar Nasional. Makasar.

Ismanto, A., and S. Subaihah. (2020). Sifat fisik, organoleptik dan aktivitas antioksidan sosis ayam. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis, 10(1), 45-54.

Jayanti, U., Desir, and Idealistuti. (2017). Kajian penggunaan tepung tapioka dari berbagai varietas ubi kayu (Manihot esculenta Crantz.) dan jenis ikan terhadap sifat sensori empek. Jurnal Edible, 6(1), 59-62.

Ketaren, S. (2008). Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. Universitas Indonesia. Jakarta.

Kumalaningsih, S., Suprayogi, and Y. Beni. (2005). Membuat Makanan Siap Saji. Trubus Agrisarana. Surabaya.

Maharaja, L. (2013). Penggunaan Campuran Tepung Tapioka dengan Tepung Sagu dan Natrium Nitrit dalam Pembuatan Bakso Daging Sapi. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Mariana, I., and W. Gusnita. (2019). Standarisasi resep Rendang daging di Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi, 2(1), 40-49.

Meilgaard, M., G.V. Civille and B.T. Carr. (2007). Sensory Evaluation Techniques. 4th edition. CRC Press. Boca Raton. USA.

National Standardization Agency of Indonesia. (2015). SNI 3820. Sosis. Jakarta.

Prayitno, A.H., F. Miskiyah, A.K. Rachmawati, T.M. Baghaskoro, B.P. Gunawan, and Soeparno. (2009). Karakteristik sosis dengan fortifikasi β caroten dari labu kuning (Curcubita moschata). Buletin Peternakan, 33(2), 111-118.

Pringgodani, S.S., and B. Lastariwati. (2019). Pengembangan kebab sorghum bumbu Rendang (kagum) sebagai produk pangan lokal. Prosiding Pendidikan Teknik Boga, 14(1), 1-10.

Rahmah, A.A., Warnoto and E. Sulistyowati. (2020). Penambahan level bumbu Rendang yang berbeda pada pembuatan telur asin terhadap uji organoleptik. Jurnal Buletin Peternakan Tropis, 1(2), 80-86.

Rini., F. Azima., K. Sayuti, and Novelina. (2016). The evaluation of nutritional value of Rendang Minangkabau. Agriculture and Agricultural Science Procedia, 9, 335-341.

Rotinsulu, M.D., E.S. Tangkere, and F.S. Ratulangi. (2022). Kualitas organoleptik nugget ayam menggunakan tepung pisang kepok (Musa paradisicicial formatypica). Zootec, 42(1), 124-130.

Soeparno. (2015). Ilmu dan Teknologi Daging. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Syarif, W., R. Holinesti, A. Faridah, and L. Pridayati. (2017). Analisis kualitas sala udang rebon. Jurnal Teknologi Pangan Andalas, 2(1), 5-51.

Utami, L.S. (2021). Pengaruh Konsentrasi Bumbu Rendang pada Pembuatan Sayur Buah Nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk). Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Sriwijaya. Palembang.

Wicaksani. A.L. (2017). Penerapan HACCP dalam proses produksi menu daging Rendang di Inflight Catering. Jurnal Gizi Indonesia, 12(1), 88-97.

Widrial, R. (2005). Pengaruh Penambahan Konsentrasi Tepung Maizena terhadap Mutu Nugget Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus). Skripsi. Universitas Bung Hatta. Padang.

Winarno, F.G. (2008). Kimia Pangan Dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Wulandari, A. (2018). Pengaruh Lama Pengeringan Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) pada Pembuatan Rendang Jamur terhadap Daya Terima Konsumen. Skripsi. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Jakarta. Jakarta.

Downloads

Published

2024-01-29

How to Cite

Nasution, A. K., Sandra, A., Novia, D. ., & Ningrat, R. W. S. (2024). Sensory Values of Chicken Sausage with the Addition of Rendang Spices. Andalasian Livestock, 1(1), 25–32. https://doi.org/10.25077/alive.v1.n1.p25-32.2024

Issue

Section

Articles